JAYAPURA, suluhtimur.com – Wujud komitmen terhadap transparansi publik ditunjukkan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dengan menggelar Pameran Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan di Wamena pada Senin (12/8/2024). Kegiatan yang diresmikan langsung oleh Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) John Tabo, SE, MBA, tersebut menjadi wadah unjuk bukti atas capaian kerja pemerintah di berbagai sektor vital selama satu tahun anggaran berjalan.
Di sela-sela peninjauan stan pameran, John Tabo menegaskan bahwa ajang ini diselenggarakan sebagai sarana penyampaian informasi yang akurat mengenai roda pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia mengundang jajaran intelektual, pimpinan dan anggota DPR, Majelis Rakyat Papua (MRP), serta seluruh elemen masyarakat untuk hadir menyaksikan langsung hasil fisik pembangunan yang telah terealisasi.
“Kita berbicara sekarang fakta, kita tidak berbicara katanya atau kira-kira. Datang dan lihat sendiri bagaimana pemerintah bekerja,” ujar John Tabo.
Mengenai percepatan infrastruktur, John Tabo menerangkan bahwa pengerjaan jembatan, jalan, dan pengaspalan tidak terpusat di Wamena saja. Pembangunan tersebut disebar merata pada delapan kabupaten, mencakup Tolikara, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Yalimo, Mamberamo Tengah, Nduga, Lanny Jaya, hingga ibu kota provinsi.
Sejumlah proyek strategis turut dipamerkan secara visual, seperti peningkatan ruas jalan Ilugwa-Kobakma, pembangunan jembatan Kali Wolo dan Kali Toli, hingga penyediaan rumah layak huni tipe 45 untuk program relokasi masyarakat. Langkah awal ini direalisasikan secara optimal kendati berada di tengah efisiensi anggaran daerah.
Pada sektor peningkatan sumber daya manusia, Pemprov Papua Pegunungan telah mengalokasikan Beasiswa untuk kurang lebih 800 mahasiswa di dalam maupun luar negeri, dengan 300 orang di antaranya telah menyelesaikan pendidikan. Fasilitas izin belajar bagi ASN juga turut disiapkan pemerintah.
Sementara di bidang ekonomi dan pertanian, pemerintah daerah berhasil menekan angka inflasi melalui optimalisasi produktivitas petani lokal. Hasil panen kopi unggulan dari kawasan Kurima, Tangma, Lanny Jaya, dan Kobakma kini ditampung serta dikelola secara profesional melalui koperasi, didukung dengan bantuan pembibitan dan permodalan berkelanjutan.
Mengibaratkan Papua Pegunungan seperti bayi yang baru lahir atau matahari yang baru terbit, John Tabo mengucap syukur atas pencapaian awal ini. Ia berkomitmen menjadikan pameran pembangunan sebagai agenda tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban berkala kepada publik demi mendorong kemajuan daerah. SLHT/OB


















