Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PendidikanTata Kelola

Alokasikan Dana Otsus Rp20 Miliar, Pemprov Papua Pegunungan Bantu Biaya Studi 1.622 Mahasiswa

×

Alokasikan Dana Otsus Rp20 Miliar, Pemprov Papua Pegunungan Bantu Biaya Studi 1.622 Mahasiswa

Share this article
Example 468x60

JAYAPURA, suluhtimur.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mengucurkan bantuan pembiayaan studi akhir dan studi langka senilai Rp20.007.500.000 bagi 1.622 mahasiswa. Bantuan finansial yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua ini menyasar putra-putri daerah yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kota studi dalam negeri maupun luar negeri.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, di sela-sela apel pagi di halaman Kantor Gubernur – Gedung Otonom Wamena, Senin (07/09/26).

Example 300x600

Gubernur John Tabo menjelaskan bahwa program pendidikan ini merupakan alokasi terarah dari dana Otsus yang dikelola melalui Biro Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra). “Ini semuanya berawal dari dana Otonomi Khusus (Otsus Papua) diperuntukan putra putri Papua yang menuntut ilmu. Pendidikan khusus ini dialokasi di bagian biro pemerintahan dan Kesra. Tahun lalu pun kami serahkan lewat dinas pendidikan kepada 800 mahasiswa,” ujar John Tabo.

Tabo menegaskan, kendati roda pemerintahan saat ini dihadapkan pada efisiensi anggaran, komitmen membangun sumber daya manusia (SDM) Orang Asli Papua (OAP) tetap menjadi prioritas utama selaras dengan mandat lex specialis UU Otsus Papua.

“Maka kami tetap ini menjadi prioritas utama karena negeri ini hanya akan dibbangun dengan sumber daya manusia yang handal, oleh karena itu hari ini kita sudah bisa menyerahkan sebanyak 20 miliar itu kepada mahasiswa. Dan selanjutnya tahun mendatang kami akan mendata terus,” tuturnya.

Dirinya juga berpesan agar para penerima manfaat menimba ilmu secara sungguh-sungguh hingga tuntas dan kembali untuk mengabdi bagi kemajuan Papua Pegunungan maupun Tanah Papua pada umumnya. “Jadi kita harap supaya adik – adik kita yang kita sekolahkan ini membentuk karakter mereka dari awal supaya mereka keluar, dapat ilmu datang. Penekanannya supaya mereka belajar sungguh – sungguh, kami akan kontrol lewat dinas terkait,” pesan Tabo.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kabiro Tata Pemerintahan (Tapem) Papua Pegunungan, Adi Wetipo, menyampaikan bahwa alokasi ini diharapkan mampu menyelesaikan beban pembiayaan maupun tunggakan perkuliahan para mahasiswa. Teknis pencairannya akan dikirimkan langsung oleh pihak perbankan ke rekening masing-masing penerima.

“Totalnya ada 1.622 mahasiswa yang tahun ini pemprov Papua Pegunungan bantu dan secara simbolis sudah serahkan tadi dan selanjutnya nanti dari bank akan langsung transfer ke rekening mahasiswa. Kita harap ini bisa bantu yang mungkin ada tunggakan,” jelas Adi Wetipo.

Apresiasi pun disuarakan oleh mahasiswa tingkat akhir S2 Teknik Sipil Unas, Ginia Tabuni. Menurutnya, perhatian Gubernur John Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol sangat berarti di tengah minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan adanya kebijakan efisiensi anggaran.

“Terimakasih, lebih khusus bapak Gubernur dan wakil karena kami tahu bahwa daerah ini kita tidak punya PAD, dan efisiensi, dana sangat minim tapi kami bisa diperhatikan untuk SDM Papua Pegunungan itu yang kami menyampaikan terima kasih banyak bapak Gubernur,” ucap Tabuni.

Besaran bantuan yang diserahkan bervariasi mengikuti jenjang pendidikan serta kategori studi langka. Mahasiswa jenjang D-III menerima Rp8 juta per orang, jenjang S1 sebesar Rp10 juta per orang, S2 Magister senilai Rp20 juta, dan jenjang S3 Doktor sebesar Rp25 juta per orang. Sementara itu, mahasiswa luar negeri memperoleh Rp25 juta per orang, serta program Kedokteran dan Lisensi masing-masing menerima alokasi Rp30 juta. SLHT/OB

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *