Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Budaya Nusantara TimurSorotan Timur

Peristiwa Gerhana Bulan Sebagian Terjadi Agustus 2026, Tak Bisa Diamati dari Indonesia

×

Peristiwa Gerhana Bulan Sebagian Terjadi Agustus 2026, Tak Bisa Diamati dari Indonesia

Share this article
Example 468x60

JAYAPURA, suluhtimur.com – Suluh Timur menelusuri kronologi peristiwa berdasarkan keterangan pihak terkait. — Langit bakal kembali dihiasi fenomena astronomi gerhana Bulan sebagian yang diproyeksikan terjadi pada bulan Agustus 2026 mendatang. Peristiwa alam ini merupakan salah satu dari rangkaian gerhana sepanjang tahun 2026 yang dapat dipantau di beberapa kawasan dunia.

Dalam penelusuran lebih lanjut, berdasarkan rilis pada laman resmi NASA, peristiwa gerhana Bulan sebagian tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 Agustus 2026 (UTC).

Example 300x600

Akan tetapi, merujuk pada kalkulasi NASA, gerhana Bulan sebagian pada 28 Agustus 2026 ini hanya dapat disaksikan dari area Pasifik Timur, Benua Amerika, Eropa, serta Afrika. Artinya, peristiwa ini dipastikan tidak bisa diamati dari wilayah Indonesia lantaran berada di luar cakupan jalur visibilitas.

Data perhitungan astronomi mengonfirmasi bahwa keberadaan Bulan masih berada di bawah horizon wilayah Indonesia selama seluruh fase gerhana berlangsung. Akibatnya, fenomena langit tersebut sama sekali tidak tampak dari Tanah Air.

Kendati demikian, masyarakat di Indonesia yang berminat tetap bisa menyimak prosesi gerhana secara daring. Hal ini dapat diakses melalui siaran langsung yang umumnya dipancarkan oleh berbagai lembaga astronomi internasional maupun observatorium dunia.

Secara ilmiah, fenomena gerhana Bulan sebagian merupakan kondisi ketika posisi Bumi berada sejajar di antara Matahari dan Bulan. Hal tersebut mengakibatkan sebagian piringan Bulan masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi, sementara bagian selebihnya berada di area bayangan samar (penumbra).

Dampaknya, piringan Bulan yang memasuki kawasan umbra akan tampak menggelap dan berpotensi berubah warna menjadi gelap kemerahan akibat pembiasan sinar Matahari oleh atmosfer Bumi. Adapun bagi publik di Tanah Air, kesempatan mengamati gerhana Bulan baru bisa dirasakan pada momen berikutnya saat jalur visibilitas melintasi kawasan Indonesia. SLHT

Perkembangan berikutnya akan dilaporkan Suluh Timur setelah ada konfirmasi tambahan. SLHT

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *