Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Budaya Nusantara TimurEkonomi Kerakyatan Timur

Kemenpar Sebut Potensi Wisata Alam, Budaya, dan Kopi di Jayawijaya Sangat Prospektif

×

Kemenpar Sebut Potensi Wisata Alam, Budaya, dan Kopi di Jayawijaya Sangat Prospektif

Share this article
Example 468x60

JAYAPURA, suluhtimur.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memandang Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyimpan potensi luar biasa untuk menjadi destinasi wisata unggulan melalui perpaduan alam, tradisi budaya, serta agrowisata kopi. Pengoptimalan sektor-sektor tersebut diyakini mampu mendongkrak angka kunjungan pelancong sekaligus menyejahterakan masyarakat setempat.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati mengungkapkan kesan positifnya dalam peninjauan perdana di Wamena. Dalam kesempatan tersebut, ia mengunjungi langsung destinasi populer mulai dari Kampung Wisata Kumukima hingga peninggalan bersejarah Mumi di Kampung Wisata Aikima.

Example 300x600

“Kami tadi bersama dengan Pak Menteri Koperasi, bupati dan wakil bupati Jayawijaya mengunjungi desa wisata di Kumukima dan melihat Mumi di desa wisata Aikima, dan sangat senang sekali dengan kunjungan perdana ini di Wamena,” kata Ni Luh di Wamena, Jumat.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 yang menyajikan atraksi adat lokal, Wamena Coffee Festival, serta Noken Street Fashion. Sinergi antara kebudayaan dan ekonomi kreatif ini dianggap sebagai magnet kuat bagi para turis.

Menurut Ni Luh, kekayaan tradisi Jayawijaya mesti dikembangkan secara terpadu bersama hasil agrowisata daerah seperti kopi dan nanas. Langkah kolaboratif ini krusial untuk memperpanjang durasi tinggal dan menaikkan volume kedatangan wisatawan.

“Ada begitu besar potensi wisata utamanya kekayaan adat dan budaya yang ada di sini seperti di desa wisata Kumukima dan Aikima. Kami juga melihat potensi kopi di sini dan itu menjadi pekerjaan rumah yang harus dijahit bersama untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan yang datang ke sini,” ujarnya.

Wamenpar berharap kemitraan antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dapat makin erat agar dampak ekonomi dari sektor pariwisata benar-benar dirasakan oleh warga asli Papua Pegunungan.

Di akhir penyampaiannya, Ni Luh turut mengundang wisatawan domestik maupun mancanegara untuk hadir langsung ke Jayawijaya guna menyaksikan kemeriahan FBLB. Keunikan tradisi tersebut dinilai perlu terus dijaga agar FBLB tetap konsisten bertahan dalam jajaran 10 besar Karisma Event Nusantara (KEN) serta terus menarik minat kunjungan setiap tahunnya. SLHT

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *