JAYAPURA, suluhtimur.com – Suluh Timur menelusuri kronologi peristiwa berdasarkan keterangan pihak terkait. — Teka-teki mengenai sosok di balik lagu viral berjudul “MBG Mas Bahlil Ganteng” akhirnya terungkap. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dipastikan telah bertatap muka secara langsung dengan pembuat karya yang menyita perhatian publik tersebut.
Dalam penelusuran lebih lanjut, bahlil mengaku memerlukan waktu hingga tiga bulan untuk menelusuri sosok kreator lagu tersebut sebelum akhirnya bisa merealisasikan pertemuan itu pada Jumat, 31 Juli 2026.
“Setelah 3 bulan mencari siapa pencipta lagu MBG, akhirnya bertemu juga ya @vokaliz_netizen, terima kasih untuk karyanya,” tulis Bahlil dalam unggahan yang dibagikannya.
Meski sebagian warganet mengira pencipta lagu tersebut berasal dari kalangan anak muda atau Generasi Z, pria tersebut ternyata berusia sekitar 40 tahun. Meski demikian, identitas detail lengkapnya tidak dipublikasikan secara luas.
Dalam tayangan video yang diunggah, Bahlil menyambut hangat sembari menjabat tangan pria tersebut. Ia menyampaikan rasa penasaran yang sudah terpendam lama.
“Saya pernah cari kau sudah lama sekali,” ujar Bahlil seraya bersalaman.
Di sela momen tersebut, Bahlil menggali informasi mengenai proses kreatif dan ide awal terciptanya lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng”. Pencipta lagu menjelaskan bahwa gagasan tersebut muncul setelah mencermati harga bahan bakar minyak (BBM) yang tetap stabil meski kondisi geopolitik global sedang berdampak pada jalur perdagangan dan energi internasional.
Ia menilai, langkah dan kinerja pemerintah yang berhasil menjaga stabilitas tersebut sepatutnya diapresiasi, tidak sekadar dijadikan bahan lelucon atau meme.
“Jangan cuma dibuat meme aja, kita harus muji juga, kalau kerjanya bagus,” jelas sang pencipta lagu.
Karya tersebut kemudian berkembang pesat dan ramai digunakan sebagai musik latar berbagai konten di media sosial karena baris liriknya yang unik dan mudah diingat.
Bahlil juga sempat mempertanyakan asal-usul salah satu frasa unik yang terselip dalam lirik lagu, yakni istilah “bolu ketan”.
Kreator lagu menerangkan bahwa sebagian isi liriknya memang dirangkai dari kumpulan komentar para pengguna media sosial. Dalam proses pembuatannya, ia juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Gimana ceritanya sampai keluar bolu ketan? Itu gimana sih?” tanya Bahlil penasaran.
“Dari komenan orang,” jawab pencipta lagu singkat.
Pendekatan dengan menyerap respons warganet membuat lirik lagu tersebut sangat dekat dengan gaya bahasa pengguna media sosial, sehingga mendorong lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” kian populer.
Bahlil juga mengungkapkan bahwa sebelum pertemuan ini terwujud, sang pencipta lagu sempat menolak ajakan untuk bertemu. Pria tersebut awalnya memilih tetap anonim dan enggan identitas dirinya menjadi pusat perhatian publik. Namun, setelah sekian lama, ia akhirnya bersedia hadir dan mengakhiri pencarian Bahlil. SLHT
Redaksi Suluh Timur mengimbau publik menyikapi informasi secara bijak dan menunggu keterangan resmi. SLHT


















